Monday, 5 September 2016

Jenis - Jenis jahe

Mengenal Jenis jenis Jahe dan Manfaat Jahe Jahe adalah  tanaman  herbal semusim berbentuk rumpun atau bertunas dan berbatang semu. Jahe berasal Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Nama latin tanaman jahe yaitu Zingiber officinale Rosc  tergolong dalam famili temu-temuan (Zingiberaceae), se-famili dengan temu-temuan lainnya seperti temu lawak (Cucuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma domestica), kencur (Kaempferia galanga), lengkuas (Languas galanga) dan lain-lain.

1.  Jaheputih/kuning, jahe sunti atau jahe emprit

Ruasnya kecil, agak rata sampai agak sedikit menggembung. Jahe ini selalu dipanen setelah berumur tua. Kandungan minyak atsirinya lebih besar dari pada jahe gajah, sehingga rasanya lebih pedas, disamping seratnya tinggi. Jahe ini cocok untuk ramuan obat-obatan, atau untuk diekstrak oleoresin dan minyak atsirinya.



2.  Jahe merah
Rimpangnya berwarna merah dan lebih kecil dari pada jahe putih kecil. sama seperti jahe kecil, jahe merah selalu dipanen setelah tua, dan juga memiliki kandungan minyak atsiri yang sama dengan jahe kecil, sehingga cocok untuk ramuan obat-obatan.


3.  Jahe gajah atau jahe badak
Rimpangnya lebih besar dan gemuk, ruas rimpangnya lebih menggembung dari kedua varietas lainnya. Jenis jahe ini bias dikonsumsi baik saat berumur muda maupun berumur tua, baik sebagai jahe segar

maupun jahe olahan.



Ciri-ciri Umum Tanaman Jahe 

Bentuk batang berupa batang semu, dengan  ketinggian antara 30 cm  sampai dengan 1 m. Rimpang jahe bila dipotong berwarna kuning atau jingga. Daun runcing memanjang, dengan  panjang 15 – 23 mm dan  lebar 8 – 15 mm. Tangkai daun  berbulu, panjang 2 – 4 mm ; bentuk lidah daun memanjang, panjang 7,5 – 10 mm, dan tidak berbulu.
Bunga tumbuh  dari permukaan tanah seperti tunas, berbentuk tongkat atau bundar telur , dengan panjang  bunga  3,5 – 5 cm dan  lebarnya 1,5 – 1,75 cm. Tangkai bunga hampir tidak berbulu, panjang 25 cm, berbulu jarang ; sisik pada gagang terdapat 5 – 7 buah. Daun pelindung berbentuk bundar telur terbalik, bundar pada ujungnya, tidak berbulu, berwarna hijau cerah, panjang 2,5 cm, lebar 1 – 1,75 cm.
Mahkota bunga berbentuk tabung 2 – 2,5 cm,  berbentuk agak runcing, berwarna kuning kehijauan, panjang 1,5 – 2,5 mm, lebar 3 – 3,5 mm, bibir berwarna ungu, gelap, berbintik-bintik berwarna putih kekuningan, panjang 12 – 15 mm ; kepala sari berwarna ungu, panjang 9 mm.



No comments:

Post a Comment